CCTV Bisa Merekam Berapa Hari? Ini Cara Menghitungnya – Pernah bertanya CCTV bisa merekam berapa hari sebelum rekaman lama tertimpa? Jawabannya tidak sama untuk setiap sistem CCTV. Lama penyimpanan rekaman bergantung pada kapasitas hard disk, jumlah kamera, resolusi, bitrate, frame rate, dan pengaturan perekaman.
Karena itu, CCTV dengan hard disk yang sama belum tentu mampu menyimpan rekaman selama jumlah hari yang sama.
Apa yang Menentukan Lama Rekaman CCTV?
Ada beberapa faktor utama yang menentukan berapa lama rekaman CCTV dapat disimpan.
1. Kapasitas Hard Disk
Semakin besar kapasitas HDD, semakin banyak rekaman yang dapat disimpan.
Misalnya, HDD 1TB tentu memiliki kapasitas penyimpanan lebih kecil dibandingkan HDD 4TB. Namun, kapasitas HDD saja tidak cukup untuk menentukan lama rekaman.
2. Jumlah Kamera
Semakin banyak kamera merekam secara bersamaan, semakin besar kebutuhan kapasitas penyimpanan.
Sebagai contoh, sistem dengan 4 kamera membutuhkan storage lebih sedikit daripada sistem dengan 16 kamera jika spesifikasi dan pengaturan rekamannya sama.
Baca Juga : Jenis Penyimpanan CCTV: Mana yang Paling Aman dan Efektif?
3. Resolusi Kamera
Resolusi yang lebih tinggi biasanya menghasilkan data video yang lebih besar.
Kamera 4MP atau 8MP dapat membutuhkan kapasitas storage lebih besar daripada kamera 2MP, terutama jika menggunakan bitrate dan pengaturan perekaman yang lebih tinggi.
4. Bitrate
Bitrate merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan ukuran rekaman CCTV.
Semakin tinggi bitrate, semakin besar data video yang disimpan setiap detik. Namun, kualitas gambar juga dapat menjadi lebih baik.
Karena itu, sesuaikan bitrate dengan kebutuhan detail gambar dan kapasitas penyimpanan.

5. Lama Kamera Merekam Setiap Hari
CCTV yang merekam 24 jam sehari membutuhkan storage lebih banyak daripada kamera yang hanya merekam saat mendeteksi aktivitas.
Beberapa sistem dapat menggunakan motion detection atau pengaturan perekaman berdasarkan event untuk mengurangi penggunaan storage.
Cara Menghitung CCTV Bisa Merekam Berapa Hari
Secara sederhana, lama penyimpanan dapat diperkirakan dengan rumus:
Lama Rekaman = Kapasitas Penyimpanan ÷ Kebutuhan Storage per Hari
Contohnya, sebuah sistem CCTV menggunakan HDD 2TB dan seluruh kamera membutuhkan sekitar 100GB per hari.
Maka:
2.000GB ÷ 100GB = sekitar 20 hari
Artinya, sistem tersebut secara teoritis dapat menyimpan rekaman sekitar 20 hari.
Namun, angka aktual dapat berbeda karena kapasitas HDD yang tersedia tidak selalu sama dengan kapasitas nominal, serta kebutuhan storage dapat berubah berdasarkan bitrate, resolusi, frame rate, dan metode perekaman.
Contoh Perkiraan Berdasarkan Jumlah Kamera
Misalnya Anda memiliki 8 kamera CCTV dan masing-masing kamera menggunakan bitrate rata-rata tertentu.
Jika seluruh kamera merekam 24 jam, kebutuhan storage akan jauh lebih besar dibandingkan sistem yang hanya merekam ketika mendeteksi aktivitas.
Karena itu, tidak tepat menentukan:
“8 kamera pasti bisa merekam selama X hari.”
Perhitungannya tetap harus melihat spesifikasi kamera dan konfigurasi recording.
Apakah CCTV Bisa Merekam 30 Hari?
Bisa. Namun, kebutuhan hard disk harus disesuaikan dengan jumlah kamera dan konfigurasi sistem.

Untuk mendapatkan rekaman selama 30 hari, Anda dapat:
- Menggunakan HDD dengan kapasitas lebih besar.
- Mengatur bitrate sesuai kebutuhan.
- Menggunakan recording berdasarkan event jika sesuai.
- Menyesuaikan resolusi dan frame rate.
- Mengoptimalkan konfigurasi perekaman.
Jika membutuhkan penyimpanan lebih lama, kapasitas storage perlu direncanakan sejak awal.
Kenapa Rekaman CCTV Lama Hilang?
Sebagian besar sistem CCTV menggunakan metode overwrite ketika kapasitas penyimpanan sudah penuh.
Misalnya HDD hanya mampu menyimpan rekaman selama 15 hari. Ketika storage penuh, sistem dapat mulai menimpa rekaman paling lama dengan rekaman baru.
Jadi, jika Anda membutuhkan rekaman tertentu untuk kebutuhan keamanan, jangan menunggu terlalu lama sebelum melakukan backup.
Bagaimana Menentukan HDD CCTV yang Tepat?
Jangan menentukan HDD hanya berdasarkan jumlah kamera. Sebaiknya hitung berdasarkan:
Jumlah kamera + resolusi + bitrate + durasi rekaman per hari + target lama penyimpanan.
Misalnya, Anda ingin menyimpan rekaman selama 30 hari, tetapi sistem hanya mampu menyimpan 15 hari. Tingkatkan kapasitas storage atau sesuaikan pengaturan recording.
Untuk proyek dengan banyak kamera, hitung kebutuhan storage sejak tahap perencanaan agar kapasitas HDD dapat menampung rekaman sesuai kebutuhan.
Baca Juga : Rekaman CCTV: Cara Kerja, Penyimpanan, dan Tips Merawatnya
Jadi, CCTV bisa merekam berapa hari? Tidak ada angka yang sama untuk semua sistem. Kapasitas HDD, jumlah kamera, resolusi, bitrate, frame rate, dan metode perekaman menentukan lama penyimpanan rekaman.
Jika ingin mengetahui kebutuhan secara lebih akurat, tentukan terlebih dahulu jumlah kamera dan target lama penyimpanan, kemudian hitung kebutuhan storage berdasarkan konfigurasi kamera.
Bingung menentukan kapasitas HDD untuk CCTV Anda? Konsultasikan kebutuhan sistem CCTV dengan DISTCCTV agar kapasitas penyimpanan sesuai dengan jumlah kamera dan kebutuhan rekaman.
Lama rekaman CCTV bergantung pada kapasitas hard disk, jumlah kamera, resolusi, bitrate, frame rate, dan metode perekaman. Semakin besar kapasitas penyimpanan, semakin lama rekaman dapat disimpan.
Umumnya tetap bisa. Jika kamera terhubung ke NVR atau DVR dan sistem penyimpanan berfungsi normal, rekaman dapat tetap tersimpan secara lokal meskipun koneksi internet terputus. Namun, akses monitoring dari luar lokasi dapat terganggu.
Tentukan kapasitas berdasarkan jumlah kamera, resolusi, bitrate, durasi perekaman per hari, dan target lama penyimpanan. DISTCCTV dapat membantu menghitung kebutuhan storage dan memilih kapasitas hard disk yang sesuai dengan sistem CCTV Anda.
Solusi pengadaan CCTV dan Security System terpercaya di Indonesia: Distributor CCTV Indonesia. Tahukah Anda bahwa kamera CCTV yang sudah terpasang pun sebenarnya bisa jauh lebih canggih dari yang Anda bayangkan? Temukan solusi CCTV AI Analytics untuk pabrik, gudang, toko, hingga perkantoran — tanpa perlu ganti kamera.
Diskusikan langsung kebutuhan CCTV Anda dengan tim sales kami melalui WhatsApp DISTCCTV, atau ikuti media sosial kami — Instagram @distcctv dan Facebook Fanspage Distributor CCTV.