Chat Via Whatsapp
Who-768x227.png

Wabah Virus Corona Wuhan, China Sebagai Darurat Kesehatan Global Atau Public Health Emergency Of International Concern (PHEIC)

Wabah Virus Corona

Virus corona dengan nama teknis Coronavirus COVID-19 pada awal Januari lalu diketahui sudah mulai menyebar ke sejumlah negara mulai dari Thailand, Jepang, Korea Selatan dan diduga juga mulai masuk ke Hongkong dan juga Vietnam. Untuk mencegah masuknya virus yang gejalanya mirip dengan pneumonia dan diduga berasal dari keluarga virus yang sama dengan SARS yang menyerang sistem pernafasan Indonesia turut meningkatkan kewaspadaan.

  • 30 Desember 2020

    Wuhan Minicipal Health Committee mengeluarkan pernyataan “urgent notice on the treatment of unknown cause.”

  • 31 Desember 2019

    Dilaporkan ada 27 orang dengan pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya ke WHO. Kebanyakan merupakan orang kios di Wuhan South China Seafood Market.

  • 5 Januari 2020

    Kasus suspek terus meningkat mencapai 59 orang dengan 7 kasus dalam kondisi berat. Semua dikarantina dan 163 kontak erat dikarantina.

  • 9 Januari 2020

    WHO mengkonfirmasi bahwa novel coronavirus atau virus corona yang baru telah berhasil diisolasi dari satu kasus yang dirawat di rumah sakit. Jumlah kasus konfirm sebanyak 41 kasus dengan 1 kematian.

  • 11 Januari 2020

    Lebih dari 700 kontak erat dari 41 kasus konfirmasi, termasuk 400 tenaga kesehatan, dilakukan pengamatan, tidak ada kasus baru di Tiongkok sejak 5 januari 2020.

  • 13 Januari 2020

    Thailand melaporkan kasus konfirmasi pertama untuk virus Corona, merupakan kasus pertama di luar Tiongkok. Merupakan penduduk Wuhan.

  • 14 Januari 2020

    2 Orang dari 41 kasus yang terkonfirmasi di Wuhan merupakan sepasang suami istri, yang memunculkan dugaan adanya penularan antar manusia.

  • 16 Januari 2020

    Thailand mengumumkan kasus konfirmasi kedua (perempuan 74 tahun yang mendarat di Bangkok dari Wuhan). Sementara itu di Tiongkok jumlah kasus terkonfirmasinya menjadi 45 kasus.

  • 19 Januari 2020

    Laporan pertama dari Guangdong selatan 1 kasus dan beijing 2 kasus. Sementara itu Wuhan melaporkan 136 kasus konfirmasi, sehingga total kasus konfirmasi di Tiongkok adalah 201.

  • 20 Januari 2020

    Korea Selatan melaporkan satu kasus terkonfirmasi positif. Beijing mengkonfirmasi 3 kasus positif. Guangdong mengkonfirmasi 13 kasus positif. Otoritas China mengklaim telah terjadi penularan antar manusia karena 2 kasus ditemukan ratusan kilometer dari Wuhan.

  • 21 Januari 2020

    Tiongkok menyatakan ada 1 kasus lagi yang meninggal, total kematian menjadi 4, dan Tiongkok sudah mendapatkan bukti bahwa telah terjadi penularan antar manusia, namun belum dikonfirmasi oleh WHO.

  • 30 Januari 2020

    WHO menetapkan virus Corona / COVID-19 sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC).

  • 6 Februari 2020

    Satu kasus di Perancis adalah petugas kesehatan yang merawat 2 kasus probable 2019-nCoV. Ini merupakan kasus pertama kali yang melaporkan petugas kesehatan terinfeksi 2019-nCoV diluar Cina.

  • 8 Februari 2020

    Negara terjangkit menurut WHO adalah negara yang melaporkan transmisi 2019-nCoV lokal (human to human transmission) yaitu Cina, Singapura, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Vietnam, Thailand, Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Inggris, dan Spanyol. Sedangkan negara lain hanya melaporkan kasus import dari Cina.

  • 26 Februari 2020

    Empat negara baru melaporkan kasus COVID-19 yaitu Afghanistan, Bahrain, Irak, dan Kuwait.

  • 27 Februari 2020

    Empat negara baru melaporkan kasus COVID-19 yaitu Algeria, Austria, Kroasia, dan Switzerland. Semua kasus konfirmasi yang dilaporkan di keempat negara ini merupakan kasus import Italia atau memiliki riwayat bepergian ke Italia, kecuali satu kasus konfirmasi di Kroasia yang sumber penularannya masih dalam penyelidikan.

  • 28 Februari 2020

    Sembilan negara melaporkan kasus COVID-19 pertama yaitu Brazil, Denmark, Estonia, Georgia, Yunani, Norwegia, Pakistan, Romania, dan Makedonia Utara.

  • 29 Februari 2020

    Lima negara melaporkan kasus COVID-19 pertama yaitu negara Belarus, Lithuania, Belanda, Selandia Baru, dan Nigeria. Penilaian risiko COVID-19 menurut WHO di tingkat Regional dan Global menjadi Sangat Tinggi.

  • 1 Maret 2020

    Dua negara melaporkan kasus COVID-19 pertama yaitu negara Mexico dan San Marino.

Situasi Sebaran Virus Corona Sekarang

CHINA 78.497 KASUS
KOREA SELATAN 1.595 KASUS
KAPAL DIAMOND PRINCESS 705 KASUS
ITALIA 453 KASUS
JEPANG 189 KASUS
IRAN 141 KASUS
SINGAPURA 93 KASUS
HONGKONG 92 KASUS
AMERIKA 60 KASUS
THAILAND 40 KASUS
BAHRAIN 33 KASUS
TAIWAN 32 KASUS
JERMAN 27 KASUS
KUWAIT 26 KASUS
AUSTRALIA 23 KASUS
MALAYSIA 23 KASUS
PERANCIS 18 KASUS
VIETNAM 16 KASUS
SPANYOL 13 KASUS
UEA 13 KASUS
INGGRIS 13 KASUS
KANADA 11 KASUS
MAKAU 10 KASUS
IRAK 6 KASUS
OMAN 4 KASUS
FILIPINA 3 KASUS
KROASIA 3 KASUS
INDIA 3 KASUS
ISRAEL 2 KASUS
LEBANON 2 KASUS
FINLANDIA 2 KASUS
SWEDIA 2 KASUS
RUSIA 2 KASUS
PAKISTAN 2 KASUS
AUTRIA 2 KASUS
AFGHANISTAN 1 KASUS
NEPAL 1 KASUS
KAMBOJA 1 KASUS
NORWEGIA 1 KASUS
ALJAZAIR 1 KASUS
BELGIA 1 KASUS
GEORGIA 1 KASUS
DENMARK 1 KASUS
MAKEDONIA UTARA 1 KASUS
BRAZIL 1 KASUS
SWISS 1 KASUS
RUMANIA 1 KASUS
ESTONIA 1 KASUS
MESIR 1 KASUS
YUNANI 1 KASUS

TOTAL 82.171 KASUS DI DUNIA

33.129 orang yang terjangkit virus Corona / COVID-19 memang dapat disembuhkan, namun obat vaksinnya sampai saat ini belum dapat ditemukan atau diciptakan oleh ilmuan dunia.

Pendekatan Terbaik Untuk Situasi Saat Ini

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di pintu masuk, sebelum karyawan masuk kedalam gedung.
Gunakan mesin sebagai ganti manusia. Proses deteksi harus cepat, nyaman dan untuk meminimalkan dampak pada lalu lintas harian orang.
Dengan statistik data pengukuran suhu real-time dan akurat untuk pengambilan keputusan manajemen. Sebagai deteksi awal gejala demam pada karyawan yang masuk. Jika ada yang “tertangkap” dengan alat ini maka dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan jika perlu dirujuk ke RS rujukan untuk perawatan lebih lanjut.

Keuntungan Apa Saja Yang Di Dapatkan?

4.png

Menerapkan pendeteksi demam ini dapat memberikan Anda sejumlah keuntungan untuk jangka panjang.

AMAN

Tidak kontak langsung, jarak jauh dan akurat, mengurangi kemungkinan infeksi.

BISA BERADAPTASI

Mudah digunakan, cocok untuk berbagai skenario yang dibutuhkan.

EFISIEN

Pemicu alarm otomatis, penangkap gambar yang dapat mengurangi investasi sumber daya manusia.

DATA

Menggabungkan suhu, gambar dan pengenalan wajah untuk manajemen kueri yang mudah.

Bagaimana Alat Ini Bekerja

1.png

Deteksi Panas Tubuh

Deteksi panas tubuh semua personil yang masuk ke area asset Anda. Kesalahan akurasi deteksi ± 0,5 ℃.

2-1.png

Deteksi Wajah

Terhubung dengan pengenalan wajah dengan informasi suhu tubuh. Penangkap gambar wajah untuk kemudahan deteksi.

3-1.png

Alarm Peringatan

Ketika suhu tubuh tidak normal, pintu barrier akan tetap tertutup. Alarm real-time berbunyi untuk mengingatkan pusat pemeriksaan untuk melakukan pemeriksaan sekunder.

9-768x768.png
Untuk mencegah penyebaran virus pandemi Corona secara efektif di pusat keramaian,
pendeteksi demam harus dilakukan di pintu masuk & keluar
10.png
Pendeteksi demam merupakan pelengkap sempurna untuk pengukuran suhu tradisional dengan melakukan pengukuran dua tingkat.
11.png
Pendeteksi demam awal lebih akurat untuk mengurangi waktu antrian pegawai ketika masuk ataupun keluar gedung.
12.png
Ketika suhu abnormal terdeteksi, lakukan pendeteksian demam akurat sekunder dengan termometer untuk menentukan keputusan.

Dapat Di Terapkan Dimana Saja Alat Ini?

PABRIK PRODUKSI

PERKANTORAN

BANDARA

STASIUN


Whatsapp